Main menu

Pesawat Bertenaga Surya Telah Berhasil Mengelilingi Setengah Dunia.

Teknologi dirgantara terus berkembang. Pesawat umumnya menggunakan bahan bakar avtur. Namun, kini hadir teknologi baru pesawat dengan bahan bakar tenaga matahari. Pesawat yang disebut ”Solar Impulse 2 ” mulai dikenalkan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pekan lalu.
Kabar terakhir Pesawat bertenaga surya, Solar Impulse, sukses mendarat di Ohio, Amerika Serikat. Dengan kesuksesan itu, Solar Impulse telah sukses melakukan lebih dari setengah perjalanannya berkeliling dunia. Pesawat tanpa bahan bakar ini tiba di Dayton pada Sabtu, 21 Mei 2016 waktu setempat setelah terbang dari Tulsa, Oklahoma.
Perjalanan sepanjang 1,100 km dalam waktu 16 jam dengan pilot Andre Borschberg. Solar Impulse rencananya sampai di New York dalam beberapa minggu ke depan sebelum melintasi Samudera Atlantik.
Untuk melengkapi perjalanannya mengelilingi, pesawat itu akan kembali ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab sebagai tempat awal ia terbang. Tujuan dari penerbangan ini adalah menunjukkan kemampuan teknologi baru dalam dunia penerbangan.
“Pesawat ini mendapatkan semua energinya dari matahari. Sinar matahari ditangkap oleh 17.000 sel surya yang berada di permukaan atas pesawat,” seperti dikutip BBC, Ahad, 22 Mei 2016.
Dari segi bentuk, pesawat ini lebih lebar dari 747 jumbo jet, tapi berat pesawat ini hanya 2,3 ton. Pada sayap pesawat terdapat baling-baling yang berputar dari energi yang dihasilkan oleh electric motor. Sementara ukuran kokpit hanya lebih besar sedikit dari kotak telepon umum.
Pesawat pertama dinamai Solar Impulse 1 dengan nomor registrasi pesawat HB-SIA. Solar Impulse 1 berhasil terbang dengan hanya menggunakan tenaga surya dari Swiss ke Spanyol lalu ke Maroko di tahun 2012 Selanjutnya, Solar Impulse 1 berhasil terbang melintasi beberapa kota di Amerika Serikat pada tahun 2013
Pesawat kedua dinamai Solar Impulse 2 dengan nomor registrasi pesawat HB-SIB. Pada bulan Maret 2015, André Borschberg dan Bertrand Piccard memulai percobaan penerbangan keliling dunia dengan menggunakan Solar Impulse 2. Solar Impulse 2 terbang dari Abu Dhabi dan berhenti di beberapa negara sebelum akhirnya kembali lagi ke Abu Dhabi. Saat ini, Solar Impulse 2 sedang berada di Hawaii. Baterai pesawat mengalami kerusakan sehingga butuh perbaikan cukup lama dan penerbangan keliling dunia akan dilanjutkan pada April 2016.

Berikut ini penerbangan yang telah diilakukan Solar Impuls sejak 9 Maret 2016 lalu.

Penerbangan 1: 9 Maret. Abu Dhabi (UEA) ke Muscat (Oman) – 772km; 13 Jam 1 Menit
Penerbangan 2: 10 Maret. Muscat (Oman) ke Ahmedabad (India) – 1,593km; 15 Jam 20 Menit
Penerbangan 3: 18 Maret. Ahmedabad (India) ke Varanasi (India) – 1,170km; 13 Jam 15 Menit
Penerbangan 4: 18 Maret. Varanasi (India) ke Mandalay (Myanmar) – 1,536km; 13 Jam 29 Menit
Penerbangan 5: 29 Maret. Mandalay (Myanmar) ke Chongqing (China) – 1,636km; 20 Jam 29 Menit
Penerbangan 6: 21 April. Chongqing (China) ke Nanjing (China) – 1,384km; 17 Jam 22 Menit
Penerbangan 7: 30 May. Nanjing (China) ke Nagoya (Jepang) – 2,942km; 1 Hari 20 Jam 9 Menit
Penerbangan 8: 28 Juni. Nagoya (Jepang) ke Kalaeloa, Hawaii (US) – 8,924km; 4 Hari 21 Jam 52 Menit
Penerbangan 9: 21 April. Kalaeloa, Hawaii (AS) ke Mountain View, California (AS) – 4,523km; 2 Hari 17 Jam 29 Menit
Penerbangan 10: 2 May. Mountain View, California (AS) ke Phoenix, Arizona (AS) – 1,199km; 15 Jam 52 Menit
Penerbangan 11: 12 May. Phoenix, Arizona (AS) ke Tulsa, Oklahoma (AS) – 1570 km; 18 Jam 10 Menit
Penerbangan 12: 21 May. Tulsa, Oklahoma (AS) ke Dayton, Ohio (AS) – 1.100 km; 16 Jam 34 Menit

962 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

FacebookTwitter