Main menu

Pengalihan Penerbangan Bandara Bandung

Seperti diketahui, terhitung 1 Juli maskapai yang sebelumnya melayani penerbangan di BDO beralih serentak secara reguler menuju Bandara Kertajati.

Bahkan 30 Juni Air Asia melakukan penerbangan perdananya dengan tujuan Denpasar. Garuda Indonesia yang notabene sebagai maskapai pelat merah melayani penerbangan rute Denpasar dengan frekuensi setiap hari. Selanjutnya Citilink akan melayani penerbangan setiap hari ke Denpasar, Medan, Pekanbaru, Palembang  dan Surabaya. Baca juga: Terbang dari Kertajati, Lion Air Layani 10 Rute Penerbangan Domestik Sedangkan Lion Air menjadi maskapai yang paling sibuk.

Ada 10 rute yang dilayani setiap hari dari dan ke Kertajati, yakni Pekanbaru, Balikpapan, Banjarmasin, Denpasar (3 penerbangan), Medan (2 penerbangan), Batam, Surabaya, Lombok, Pontianak, dan Makassar. Selanjutnya ada AirAsia yang melayani rute Denpasar (setiap hari), dan Surabaya dengan frekuensi tiga kali seminggu (Selasa, Kamis, Sabtu). Ada pun Xpress Air membuka penerbangannya dengan tujuan Padang dan Palembang satu minggu sekali (setiap Selasa) mulai 1 Agustus

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Hari Pertama Pengalihan Penerbangan, Bandara Kertajati Layani 3.780 Penumpang”, https://regional.kompas.com/read/2019/07/01/17170281/hari-pertama-pengalihan-penerbangan-bandara-kertajati-layani-3780-penumpang
Penulis : Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani

Pembukaan Kelas Batch XVI (Juli 2019)

Pada hari Selasa, tanggal 25 juni 2019 kemarin kita sudah menjalankan serangkaian acara Stadium General (Pembukaan Kelas) Batch 16 untuk angkatan juli 2019. Dengan dihadiri oleh seluruh orang tua siswa, acara berlangsung kurang lebih selama 4 jam , mulai pukul 09.00-13.00, dengan serangkaian acara seperti menyanyikan lagu indonesia raya ,sambutan bapak komisaris dan direktur wira angkasa academy malang, sambutan dan pembekalan dari bapak district manager serta divisi staff akademik, bkk dan keuangan, serta ada penampilan bakat dari siswa siswi angkatan 16.

Tujuan diadakannya pembukaan kelas ini adalah disamping untuk menjalin tali silaturahmi antar siswa, orang tua dan pihak wira angkasa academy malang, tujuan kami adalah untuk memberikan informasi lengkap mengenai wira angkasa serta penjelasan secara detail dan menyeluruh tentang pendidikan dan bantuan penyaluran kerja di wira angkasa academy malang, agar siswa – siswi serta orang tua mendapatkan informasi yang valid dari sumbernya serta mendapatkan pengetahuan tentang dunia penerbangan khususnya Avsec dan Dangerous goods.

Ujian Negara Initial Basic Avsec di Wira Angkasa Academy Malang


Ujian menggunakan CBT, dan soal yang berbeda di setiap komputer.

Tepat pada tanggal 12 April 2019 telah dilaksanakan ujian negara initial basic AVSEC di Wira Angkasa Academy Malang yang di ikuti oleh 72 siswa dan bersyukur, semuanya dinyatakan LULUS, Ujian dilaksanakan untuk mendapatkan lisensi AVSEC. AVSEC sendiri mempunyai 3 jenjang karir yaitu Basic AVSEC, Junior AVSEC, dan Senior AVSEC, dan perlu dipahami bahwasanya untuk menjadi seorang AVSEC, Personil bandara yang terkait langsung dengan pelaksanaan, pengoperasian, dan atau pemeliharaan fasilitas bandar udara wajib memiliki lisensi yang sah dan masih berlaku ( UU RI No. 1 tahun 2009, pasal 222 ), nah atas dasar tersebut maka setiap orang yang ingin dapat bekerja sebagai AVSEC wajib memiliki lisensi, dan untuk mendapatkan lisensi ini juga tidak mudah dikarenakan hanya lembaga pendidikan yang sudah di approval oleh Direktorat Keamanan Penerbangan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Wira Angkasa Academy dibawah PT. Anugerah Wira Angkasa yang berdiri sejak 2012 dan sudah berpengalaman selama 7 tahun mendapatkan kepercayaan dari DKP (Direktorat Keamanan Penerbangan) dengan nomer Approval terupdate DGCA : I/LD-AVSEC.058/DKP/IX/2017 mempunyai legalitas yang jelas untuk menerbitkan lisensi AVSEC sampai tahapan tertinggi yaitu Senior AVSEC.

Ujian Negara Initial Basic Avsec meliputi teori dan praktek, untuk ujian teori menggunakan komputer dan ujian dilaksanakan dengan metode CBT, sedangkan untuk praktek adalah pemeriksaan badan dengan menggunakan Hand-Held Metal Detector (HHMD), perlu diketahui sebelum ujian dilaksanakan seminggu sebelumnya diadakan kelas mandatory AVSEC oleh instruktur resmi yang berpengalaman di bidangnya sehingga siswa mendapatkan materi lengkap tentang Bandar Udara dan keamanan penerbangan secara menyeluruh seperti fisik bandara, pengguna bandara, fasilitas bandara, aturan dalam bandara secara nasional dan international, dan yang terakhir aturan UU yang berlaku.

Wira Angkasa Academy adalah lembaga pendidikan dan pelatihan profesi yang bergerak dibidang jasa, khususnya bidang penerbangan. Kami mempunyai divisi BKK (Bursa Kerja Khusus) yang bertugas memberikan bantuan penyaluran kerja tidak selalu hanya di profesi AVSEC, tetapi juga di profesi penerbangan yang lain (PASASI, Staff Airline, Check in Counter, Ground Handling, dll) yang masih berhubungan dengan materi yang didapatkan oleh siswa – siswi khususnya di bidang penerbangan, dan transportasi pada umumnya (KAI, MRT, LRT, dll).

Berminat? silahkan bisa kontak kami di (0341) 299 6511 atau SMS / WA di 082 333 696 000

Bingung? Mau kemana setelah lulus SMA/SMK 2019 ?

https://www.youtube.com/watch?v=NvR8Ivtrbe8

Kabar gembira bagi kalian yang baru lulus SMA / SMK Sederajat tahun 2019 yang bingung menentukan pilihan kemana setelah lulus sekolah bergabunglah bersama Kami Wira Angkasa Academy.

Wira Angkasa Academy yang telah tersertifikasi dari Direktorat Jendral Perhubungan, dibawah naungan Kementrian Perhubungan, mempunyai kurikulum dan materi terlengkap berstandart international dan berbasis kompetensi,fasilitas lengkap,dan mempunyai bantuan penyaluran kerja.

MEMBUKA PENDAFTARAN SISWA BARU

Kelas Juli : Pendaftaran Agustus 2018 – Juni 2019

Kelas November : Pendaftaran Juli 2019 – Oktober 2019

Kelas Maret : Pendaftaran  November 2019 – Maret 2020

PROGAM :

Staff Penerbangan Berkompetensi AVSEC

SYARAT DAN KETENTUAN

ü  Putra /Putri Minimal Lulusan SMA/Sederajat

ü  Usia Maksimal 23 tahun ( Diploma dan S1 max 25 tahun )

ü  Tinggi Badan Putra min.170 cm Putri 160 cm

ü  Berat Badan proporsional

ü  Sehat jasmani dan rohani

ü  Tidak buta Warna

ü  Tidak bertatto dan bertindik

ü  Berpenampilan menarik

ü  Pas foto 4×6 2 lembar

Untuk informasi Biaya Pendidikan, Pendaftaran dan Tes Seleksi lebih lanjut dapat menghubungi
Telpon Kantor : (0341) 299 6511

Telpon / SMS / WA : 082 333 696 000 & 081 554 668 000

Atau datang langsung ke :Tirtasani Royal Resort Blok H11-12 JL.Raya Karanglo – Karangploso Malang-Jawa Timur.

Segera daftarkan diri kalian dan  ikuti Tes seleksinya… kuota terbatas !!!

Tahapan Tes Seleksi :

1. Tes Tinggi dan Berat Badan

2. Tes Tulis

3. Interview Minat dan Bakat

4. Tes Kesehatan

* Hanya yang sesuai kriteria dan lolos tes seleksi yang dapat mengikuti pendidikan di tempat kami.

Siapa Saja yang Tahu Isi Rekaman CVR Lion Air PK-LQP JT 610?

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menegaskan tidak akan mempublikasikan seluruh isi percakapan pada kokpit Lion Air PK-LQP. Namun ada beberapa pihak yang diperbolehkan mendengarkan hasil rekaman pada cockpit voice recorder (CVR), siapa saja?

“Kesepakatan bersama waktu itu adalah tim Amerika, yaitu National Transportation Safety Board (NTSB), Federal Aviation Administration (FAA), dan Boeing. Mereka pernah mendengarkan CVR, pernah membaca transkrip, termasuk tejemahannya, tetapi mereka tidak memiliki data, baik transkrip maupun voice, dari CVR-nya,” ujar Ketua Subkomite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo saat jumpa pers di kantor KNKT, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

Dikatakan Nurcahyo, di Amerika Serikat, berdasarkan aturan kebebasan untuk menyampaikan informasi, FAA dan Boeing diperbolehkan memberikan informasi soal rekaman CVR. Tetapi, sesuai kesepakatan dengan KNKT, FAA dan Boeing diperbolehkan mengakses hasil rekaman tapi tidak bisa menyalin hasil rekaman itu.

“Undang-undang Indonesia melarang mempublikasikan data, termasuk data rekaman CVR. Sementara di Amerika ada undang-undang freedom of information yang mana mereka tidak bisa menahan itu apabila mereka memiliki, sehingga kesepakatan bersama waktu itu adalah tim Amerika, yaitu NTSB, FAA, dan Boeing, mereka pernah mendengarkan CVR, pernah membaca transkrip, termasuk terjemahannya, tetapi mereka tidak memiliki data, baik transkrip maupun voice, dari CVR-nya,” kata Nurcahyo.

Selain NTSB, FAA, dan Boeing, Lion Air diperkenankan mendengarkan percakapan dari hasil CVR. Namun, untuk mengakses percakapan tersebut, KNKT memberikan beberapa persyaratan khusus.

“Adapun Lion (Air Group) memang pernah kami share, kami berikan izin untuk mendengar. Tapi tentunya syaratnya banyak, nggak boleh bawa alat rekam, nggak boleh bawa handphone. Intinya mereka hanya mendengarkan,” ujar Nurcahyo.

Nurcahyo mengaku KNKT memberikan kesempatan kepada Lion Air agar Lion Air bisa mengetahui data tentang kecelakaan. Selain itu, KNKT berharap Lion Air bisa melakukan evaluasi terkait penyebab kecelakaan.

“Karena kami memberikan kesempatan agar Lion Air juga memiliki data tentang kecelakaan itu dan bisa melakukan tindakan perbaikan, apa yang harus diperbaiki apabila mereka mengidentifikasi adanya kekurangan. Sehingga harapan kami adalah supaya mereka bisa melihat adanya isu-isu yang kira-kira harus diperbaiki,” lanjutnya.

Nurcahyo juga menegaskan data rekaman CVR hanya dimiliki oleh KNKT. Hasil rekaman tersebut disimpan pada komputer yang tidak terhubung pada jaringan dan perangkat mana pun. Ia juga menegaskan pihak yang diberi akses untuk mendengarkan CVR tidak memiliki data rekaman.

KNKT juga telah menegaskan isi rekaman CVR Lion Air PK-LQP diungkap oleh sumber-sumber kepada media internasional. KNKT menyebut informasi sumber itu tidak sama dengan isi CVR yang kini ada di tangan KNKT.

“Di media telah beredar berita yang menyebut sebagai isi dari CVR penerbangan JT 610 dan penerbangan JT 043. KNKT menyampaikan bahwa hasil download CVR merekam sejak persiapan penerbangan JT 610 sampai akhir penerbangan. Penerbangan JT 043 sudah terhapus (overwritten) sehingga sudah tidak ada di CVR. KNKT juga menyampaikan isi rekaman CVR tidak sama dengan apa yang beredar di media. Menurut KNKT, isi berita itu adalah opini seseorang atau beberapa orang yang kemudian dibuat seolah-olah seperti isi CVR,” kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Hasil Investigasi oleh KNKT Kecelakaan Lion Air JT 610

Jakarta – KNKT mengaku hasil investigasi sudah mencapai 90 persen.“Terkait seluruh hasil investigasi ini akan disampaikan oleh KNKT pada final report yang dijadwalkan akan dipublikasikan pada bulan Agustus atau September 2019,” ujar Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam jumpa pers di Kantor KNKT, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

Soerjanto mengatakan KNKT telah melakukan diskusi dengan Boeing untuk melakukan rekonstruksi penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610. Selain itu KNKT juga melakukan diskusi dengan Federal Aviation Administration (FAA) terkait fitur otomatis yang dimiliki pesawat 8737-8 (MAX).

“Sehubungan dengan perkembangan investigasi disampaikan bahwa KNKT telah melakukan kunjungan ke Boeing untuk melakukan rekonstruksi penerbangan JT 610 menggunakan engineering simulator dan diskusi terkait system pesawat 8737-8 (MAX). KNKT juga telah berdiskusi dengan Boeing dan FAA terkait design system MCAS (Manufacturing Characteristic Augmentation System) dan approval yang diberikan oleh FAA,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Sub Komite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo mengaku pengumpulan data investigasi Lion air PK-LQP sudah mencapai 90 persen. Dari data itu, Nurcahyo menambahkan akan disusun dalam satu laporan akhir.

“Kita sudah hampir, bisa dikatakan hampir 90 persen data yang diperlukan. Kita membahas arah analisanya seperti apa. Sekarang sudah mulai membagi tugas siapa akan mengumpulkan data apa. Nanti akan kita susun kita sampaikan dalam bentuk laporan. Setelah itu semua kita tulis akan menjadi draf laporan,” ujar Nurcahyo.

Dikatakan Nurcahyo, setelah hasil investigasi akan dimuat dalam final report, KNKT akan mengirimkan draf tersebut untuk dimintai tanggapan pada pihak yang membantu investigasi. Sedangkan waktu yang dibutuhkan dalam tanggapan tersebut sekitar 2 bulan sebelum laporan akhir investigasi dipublikasikan.

“Setelah itu wajib kita kirim ke negara yang telah membantu investigas. Masa pemberian yang tanggapan adalah 2 bulan. Jadi harapannya sampai akhir bulan Juni ini kita sudah selesai dengan draf. Sehingga bulan Agustus kita bisa publikasikan,” tutupnya.

 

 

Dan tahukah kalian jika selama proses investigasi ini, personil AVSEC juga ikut di audit oleh pihak bandara, disinilah peran personil AVSEC yang sangat kompleks terhadap keamanan penerbangan.

berminat karir di penerbangan? atau ingin menjadi seorang personil AVSEC?

Hubungi : 082 333 696 000 / 081 554 668 000

Kabar Gembira Bagi Kalian Yang Baru Lulus SMA / SMK Sederajat

Kabar gembira bagi kalian yang baru lulus SMA / SMK Sederajat yang bingung menentukan pilihan kemana setelah lulus sekolah bergabunglah bersama Kami Wira Angkasa Academy.

Wira Angkasa Academy yang telah tersertifikasi dari Direktorat Jendral Perhubungan Udara,mempunyai kurikulum dan materi terlengkap berstandart international dan berbasis kompetensi,fasilitas lengkap,dan mempunyai bantuan penyaluran kerja

MEMBUKA PENDAFTARAN SISWA BARU
DI MULAI TGL 31 JULI – 30 AGUSTUS 2017

PROGAM :

Dangerous Goods Dan Avsec

SYARAT DAN KETENTUAN

ü  Putra /Putri Minimal Lulusan SMA/Sederajat

ü  Usia Maksimal 23 tahun

ü  Tinggi Badan Putra min.170 Putri 160

ü  Berat Badan proporsional

ü  Sehat jasmani dan rohani

ü  Tidak buta Warna

ü  Tidak bertatto dan bertindik

ü  Berpenampilan menarik

ü  Pas foto 4×6 2 lembar

ü  Fotocopy ijazah berligalisasi dan data diri

Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi
TLP/SMS : 082333696000
PIN BB : D53C8EF

Atau datang langsung ke :Tirtasani Royal Resort Blok H11-12 JL.Raya Karanglo – Karangploso Malang-Jawa Timur.

Segera daftarkan diiri kalian waktu pendaftaran singkat dan kuota terbata

Demam Telolet Om Dalam Penerbangan

Demam ‘Om Telolet Om’ kian menjadi-jadi. Bahkan, tak hanya di Indonesia, fenomena yang kian viral di media sosial ini merambah berbagai belahan dunia. Dari sekian banyak aktivitas yang kian viral itu, salah seorang netizen menyarankan sesuatu yang unik.
Jika umumnya ‘Telolet’ dihadirkan oleh moda transportasi bus atau truk, pengguna akun Twitter ini menyarankan agar pesawat Garuda Indonesia juga dipasangi ‘Telolet’
Dan saran tersebut seperti ini “@IndonesiaGaruda tolong pesawat garuda dibikin telolet dong, thanks” melalui via Twitter.
Bagaimana respon maskapai Garuda Indonesia,ketika banyak netizen yang menyarankan saran yang begitu fenomena di masyarakat belahan Dunia saat ini.berikut jawaban dari pihak Garuda indonesia . Terima kasih atas saran yang Anda sampaikan. Namun, saat ini belum tersedia. -Tika” balas Garuda Indonesia (@IndonesiaGaruda).
Tak bisa dimungkiri bahwa fenomena ini telah mendunia. Hal itu tampak dari beberapa status artis-artis asal Amerika Serikat seperti Zedd, Marshmello, Martin Garrix, The Chainsmokers, Dillon Francis, hingga DJ Snake.

om_telolet_om__telolet_om
Dan Bahkan dalam setatusnya Real Madrid juga mengunggah foto megabintang andalannya, Cristiano Ronaldo, yang sedang memamerkan trofi dan medali Piala Dunia Antarklub, serta Golden Ball – status pemain terbaik turnamen tersebut, “Om Telolet Om” demikian tulisan di akun resmi Real Madrid. Status tersebut merupakan hasil editan status sebelumnya dengan menambahkan ikon bus.

Menjelang Natal Dan Tahun Baru,Siaga Kuning Bandara Ngurahrai Bali

Menjelang perayaan Natal tahun 2016 dan Tahun baru 2017 kini Bandara Ngurah Rai Bali dimana yang sebelumnya pada kondisi Hijau sekarang statusnya di tingkatkan menjadi Kuning yang artinya Waspada
Saat ini hari nNatal dan Tahun baru tinggal bebrapa hari lagi,untuk mengantisipasi tindakan terorisme maka pihak Bandara Ngurahrai Bali saat ini menaikan kondisi dari hijau menjadi kuning,atau menjadi kondisi darurat, Dan adanya temuan pihak kepolisian terkait potensi ancaman di Jakarta, tentu mewajibkan kita semua meningkatkan kewaspadaan dan sesiagaan,” Kata Co.GM Bandara I Gusti Ngurah Rai, Putu Puja Pradnyana, Minggu(18/12/2017).
Hal sama disampaikan oleh Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Bali- Nusa Tenggara, Bintang Hidayat, usai mengikuti Pembukaan posko terpadu monitoring angkutan Natal dan Tahun Baru.
Hingga saat ini Bandara Ngurahrai masih dalam setatus kuning dan belum di Cabut statusnya, Artinya semua harus tetap waspada, pemeriksaan harus dijalankan sesuai prosedur dan tidak boleh lengah.karena banyak celah yang bisa di ambil untuk tindak kejahatan kususnya terorisme,ketika banyak keramaian dan kadang disitu sering lengah para petugas.
Selain kewaspadaan dan tidak boleh lengah juga hdiatambahkan peralatan penunjang keamanan bandara,alat pendukung tersebut juga sudah disiapkan selain peralatan milik bandara seperti CCTV dan X-Ray, juga mendapat bantuan mobil deteksi bahan berbahaya milik Polda Baki yang ditempatkan di gerbang masuk bandara.
Selain peralatan bandaraada X-Ray dan lainnya.untuk pengamanan Natal,Bandara NgurahRai dibantu mobil deteksi bahan berbahaya milik Polda Bali.Selain peralatan Bandara juga di bantu atau di tambah petugas pengamanan oleh dari polda Bali.
Posko terpadu monitoring angkutan Natal dan Tahun Baru berlangsung sejak tanggal 18 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017. Posko diberlakukan selama 22 hari dengan prediksi puncak kepadatan penumpang pada tanggal 22-24 Desember 2016 dan tanggal 1-3 Januari 2017.

Latihan Gulkonsis digelar di Bandara Sekarno Hatta,lalu dan di tutup dengan simulasi penanganan pembajakan pesawat.

Kejadian tersebut dimulai skenarionya dari seorang penumpang sebuah maskapai kedapatan melakukan penyusupan suku cadang peluncuncur suku cadang peluncur roket lewat Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta Cengkareng,Banten Sayangnya, barang selundupan ituterdeteksi oleh pihak keamanan bandara.
Pelaku penyelundupan Langsung di bawa ke kantor keamanan Bandara. Pihak keamanan pun langsung menghubungi polres Bandara untuk penanganan lebih lanjut.
Selagi petugas mengamankan pelaku penyelundupa,beberapa teman pelaku melakukan penyerangan untuk melepaaskanya. Kelompok yang kemudian diketahui merupakan bagian dari Abu Sayaf ini melancarkan aksi dengan menyandera beberapa penumpang dan kru pesawat.
Sesuai dengan prosedur operasi, Kapolres Bandara kemudian melapor ke Kapolda dan di teruskan ke Kapolri, President langsung meminta langsung memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Untuk mengaktifkan Pusat Pengendalian Krisis (Pusdalsis)
Kepala BNPT pun langsung memerintahkan Datasemen Bravo Paskhas dan Densus 88 antiteror Korps Brimob Polri untuk bergerak ke lokasi kejadian dan menindak kelompok teror tersebut. Dibentuklah satuan Gabungan Antiteror untuk menangani aksi teror tersebut.
Tim gabungan Anti teror bersiap di sekitar pesawat. Sebagian lainya bertugas untuk menyerang teroris di dalam kabin, hal tersebut di lakukan karena, Kelompok Bersenata Bajak Pesawat di Terminal 1A Cengkareng
Karena Proses negosiasi dinyatakan gagal dan para sandera telah dimasukkan ke dalam pesawat, maka kepala BNPT memberikan lampu hijau kepada Satgas Gabungan untuk mengambil tindakan.
Berikut cerita latihan yang dilakukan pada (8/12/2016) di area apron Terminal 1A. Latihan tersebut bertujuan untuk menguji kesiapan dan prosedur yang telah di bentuk BNPT.
Latihan bertajuk Penaggulangan Kondisi Krisis (Gulkonsis) VI tersebut melibatkan 250 personel dari den Bravo Paskhas TNI AU, Datasemen Khusus 88 Korps Brimob Polri.
Latihan tersebut sebenarnya telah di gelar sejak 4 November lalu dengan melihat Sat 81 Gultor Kopassus,Denjaka,Denbravo, dan Densus 88. Latihan ditutip dengan simulasi penagnganan teror di pesawat pada 8 Desember 2016 kemarin Oleh Denbarvo Paskhas dan Densus88.

FacebookTwitter