Main menu

Latihan Gulkonsis digelar di Bandara Sekarno Hatta,lalu dan di tutup dengan simulasi penanganan pembajakan pesawat.

Kejadian tersebut dimulai skenarionya dari seorang penumpang sebuah maskapai kedapatan melakukan penyusupan suku cadang peluncuncur suku cadang peluncur roket lewat Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta Cengkareng,Banten Sayangnya, barang selundupan ituterdeteksi oleh pihak keamanan bandara.
Pelaku penyelundupan Langsung di bawa ke kantor keamanan Bandara. Pihak keamanan pun langsung menghubungi polres Bandara untuk penanganan lebih lanjut.
Selagi petugas mengamankan pelaku penyelundupa,beberapa teman pelaku melakukan penyerangan untuk melepaaskanya. Kelompok yang kemudian diketahui merupakan bagian dari Abu Sayaf ini melancarkan aksi dengan menyandera beberapa penumpang dan kru pesawat.
Sesuai dengan prosedur operasi, Kapolres Bandara kemudian melapor ke Kapolda dan di teruskan ke Kapolri, President langsung meminta langsung memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Untuk mengaktifkan Pusat Pengendalian Krisis (Pusdalsis)
Kepala BNPT pun langsung memerintahkan Datasemen Bravo Paskhas dan Densus 88 antiteror Korps Brimob Polri untuk bergerak ke lokasi kejadian dan menindak kelompok teror tersebut. Dibentuklah satuan Gabungan Antiteror untuk menangani aksi teror tersebut.
Tim gabungan Anti teror bersiap di sekitar pesawat. Sebagian lainya bertugas untuk menyerang teroris di dalam kabin, hal tersebut di lakukan karena, Kelompok Bersenata Bajak Pesawat di Terminal 1A Cengkareng
Karena Proses negosiasi dinyatakan gagal dan para sandera telah dimasukkan ke dalam pesawat, maka kepala BNPT memberikan lampu hijau kepada Satgas Gabungan untuk mengambil tindakan.
Berikut cerita latihan yang dilakukan pada (8/12/2016) di area apron Terminal 1A. Latihan tersebut bertujuan untuk menguji kesiapan dan prosedur yang telah di bentuk BNPT.
Latihan bertajuk Penaggulangan Kondisi Krisis (Gulkonsis) VI tersebut melibatkan 250 personel dari den Bravo Paskhas TNI AU, Datasemen Khusus 88 Korps Brimob Polri.
Latihan tersebut sebenarnya telah di gelar sejak 4 November lalu dengan melihat Sat 81 Gultor Kopassus,Denjaka,Denbravo, dan Densus 88. Latihan ditutip dengan simulasi penagnganan teror di pesawat pada 8 Desember 2016 kemarin Oleh Denbarvo Paskhas dan Densus88.

819 Total Views 3 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

FacebookTwitter