Main menu

Kepala BPSDM Perhubungan : Sampai 2019 Indonesia Butuh Puluhan Ribu SDM Penerbangan

Pemerintah menargetkan akan membangun infrastruktur di bidang transportasi khususnya moda transportasi udara yang cukup masif dan sporadis. Sampai tahun 2019 mendatang, ada puluhan bandara akan dibangun di daerah terluar, terpencil, terisolir dan daerah tertentu untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di berbagai daerah di Tanah Air.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si saat meresmikan Asrama Kampus BP3 Curug, Tangerang, Jumat (22/1/2016).

Di sisi lain, lanjut dia, setiap tahun ada 70 pesawat baru datang ke Indonesia. Mereka akan melayani puluhan rute atau penerbangan berjadwal dan penerbangan tidak berjadwal di Tanah Air.

Jika skenario itu berjalan lancar dan semua bandara di daerah terpencil bisa dibangun dengan baik, menurut Tommy, sapaan akrab dia, maka otomatis membutuhkan SDM yang profesional dan unggul di bidangnya baik di maskapai penerbangan, operator bandara, regulator serta usaha pendukungnya.

“Ini tantangan bagi lembaga pendidikan penerbangan. Mereka harus mampu mendidik dan menyiapkan SDM yang unggul sesuai kebutuhan di lapangan. Ada puluhan ribu orang akan dibutuhkan untuk mengoperasikan semua itu,” jelas Tommy.

Menteri Perhubungan waktu itu, Ignasius Jonan,  dalam berbagai kesempatan menegaskan ada empat tugas pokok yang harus dilakukan oleh insan perhubungan, termasuk BPSDM Perhubungan, yaitu meningkatkan budaya keselamatan, dan meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat sebagai konsumen.

Khususnya untuk BPSDM Perhubungan dan UPT dibawahnya, menurut Tommy, ada tambahan lagi, yaitu meningkatkan kapasitas diklat serta meningkatkan tata kelola diklat. “Pada saatnya nanti harus mampu, untuk menghasilkan lulusan yang baik, yaitu prima fisiknya, profesional kerjanya dan beretika yang baik,” tukas dia.

Tugas lembaga pendidikan misalnya, harus mampu mendidik siswa lebih banyak lagi dengan kualitas output yang lebih baik pula. “Indonesia membutuhkan banyak personel penerbangan, baik untuk maskapai, operator bandara serta sektor pendukungnya,” jelas Tommy.

Kebijakan Kementrian Perhubungan dibawah Menhub Jonan, menurut Tommy, seluruh bandara yang dioperasikan untuk umum, harus dijaga dan ditangani SDM yang mampu dan ahli bidangnya. Semua bandara juga harus diberi pagar, sehingga memberikan jaminan keselamatan yang lebih tinggi. “Tantangan bagi sekolah-sekolah penerbangan di bawah BPSDM Perhubungan untuk mendidik dan menyiapkan mereka dengan baik,” tandas Tommy.

Sementara di beberapa bandara besar seperti Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Djuanda Surabaya, Ngurah Rai Bali, Hassanudin Makassar dan lainnya sudah dalam bayang-bayang kepadatan bahkan stagnasi.

“Bandara Soekarno Hatta misalnya, setiap hari ada 1.000 pergerakan pesawat lebih. Semua itu harus bisa dilayani dengan baik, aman dan selamat. Konsekuensnya, semua membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, profesional dan berdedikasi yang tinggi, kata Tommy lagi.

Semua itu, harus bisa diantisipasi dengan baik agar pelayanan maksimal dan keselamatan transportasi bisa terwujud. “Untuk bisa mewujudkan semua itu, harus dimulai dengan membangun dan membenahi SDM di segala bidang, terutama yang berhubungan dengan transportasi udara.

Sehubungan dengan hal ini, kini Wira Angkasa Malang, sebagai satu-satunya lembaga pendidikan di Malang yang mendapat pengesahan dari Dirjen Perhubungan RI, mulai tahun ini membuka 3 angkatan dalam setahun, yaitu angkatan Juli, November, dan Maret, agar bisa lebih banyak lagi menyiapkan SDM di bidang penerbangan, dikarenakan besarnya kebutuhan SDM baru di bidang penerbangan ini untuk saat ini dan ke depan nanti.

Semoga dengan ditingkatkannya kualifikasi dan kompetensi personel di bidang penerbangan, akan semakin meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan keamanan penerbangan negeri kita.

noorgummy-waa

1030 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

FacebookTwitter