Main menu

Kementerian Perhubungan telah menyelesaikan pembangunan gedung terminal baru Bandara Djalaludin Gorontalo

Kementerian Perhubungan telah menyelesaikan pembangunan gedung terminal baru Bandara Djalaludin Gorontalo

Kementerian Perhubungan telah menyelesaikan pembangunan gedung terminal baru Bandara Djalaludin Gorontalo,Terminal baru tersebut,siap menampung 2500 penumpang,bandara tersebut terdiri dari 2 lantai. dengan luas 11.865 M2 tersebut mampu menampung 2.500 penumpang dan menggantikan gedung terminal lama yang hanya cukup untuk 250 penumpang.dengan demikian mampu menampung penupang 10 kali lipat dari sebelumnya. Bandara Djalaludin Gorontalo merupakan Bandar Udara kelas 1 (satu)terletak di Kabupaten Gorontalo, 18 km dari Ibu Kota Kabupaten Limboto, Provinsi Gorontalo.bandara tersebut di bangun sejak tahun 2013 sdan selesai tahun 2015 dengan total pembiayaan sebesar Rp. 146 milyar yang berasal dari anggaran Kementerian Perhubungan.

Gedung terminal baru Bandara Djalaludin Gorontalo merupakan bagian dari pengembangan fasilitas darat bandara. Lantai dasar berfungsi sebagai tempat check in, drop off, baggage claim, serta area publik dan karyawan. Sementara untuk lantai dua, berfungsi sebagai ruang tunggu penumpang dan area publik & karyawan.

Selain itu  pembangunan terminal baru, Bandara Djalaludin Gorontalo juga mengembangkan area parkir bandara yang awalnya  hanya seluas 3.902 M2 untuk 150 mobil, dan sekarang menjadi 46.411 M2 dan mampu menampung 1.820 mobil. Sehingga total biaya untuk pengembangan sisi fasilitas darat Bandara Djalaludin Gorontalo sebesar Rp. 187 milyar.

Sedangkan pada sisi udara juga dilakukan pengembangan apron, yang semula hanya berukuran 230 x 80 M dan hanya mampu menampung 2 unit pesawat sejenis 737-800 serta 1 unit sejenis ATR, menjadi 130 x 291 M dan mampu menampung 3 unit pesawat sejenis 737-800 serta 2 unit sejenis ATR.Selain itu Bandara tersebut juga di bias digunakan mendarat Pesawat Boeing 737-900 ER dan maskapai yang sudah beroperasi diantaranya Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Batik Air, Wings Air dan Avia Star

Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo yang resmi menjadi Bandara Kelas I pada tahun 2014 ini merupakan satu-satunya sarana transportasi udara yang terletak di Provinsi Gorontalo,seirin berjalan nya waktu dengan penambahan penumpang yang data dan pergi,maka Kemenhub ignasius jhonan,juga terus melakukan perbaikan dan pmbenahan- pembenahan yang sesuai focus dan kinerja kemenhub,untuk meningkatkan srana dan  kapasitas transportasi,dan meningkatkan kualitas jasa transportasi pada masyarakat.
Pembangunan dan pengembangan Bandara Djalaludin Gorontalo,tersebut merupakan, wujud pembangunan yang tidak hanya Jawa sentris akan tetapi pembangunan yang Indonesia sentris,merupakan Nawa Citapemerintahan President Joko Widodo dan Wakil President Jusuf Kalla, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. (RKN)

859 Total Views 3 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

FacebookTwitter