Main menu

HP ( Hanphone ) berbahaya dalam penerbangan.

Didalam pesawat para penumpang selalu diinstruksikan untuk mematikan HP oleh para pramugari karena dapat mengganggu sistem komunikasi dan sistem navigasi pesawat, Inilah Alasan Kenapa Dilarang Mengaktifkan HP di Dalam Pesawat dan perlu diperhatikan oleh semua penumpang.
Pesawat merupakan alat transportasi udara yang sering digunakan oleh banyak orang karena sangat cepat dan efektif. Sistem didalam pesawat menggunakan sistem komunikasi dan sistem navigasi. Sistem ini dapat mengalami gangguan jika ada sinyal HP didekatnya.dari beberapa sejarah dan penelitian ada beberapa alasan, Berikut merupakan alasan.
1.    1. Tahun 1991, Federal Communications Commision (FCC) telah mulai melarang para penumpang untuk menghidupkan HP mereka dengan alasan frekuensi radio yang dipancarkan HP dapat mengganggu bahkan merusak sistem komunikasi pesawat. Tetapi pada tahun 2005 FCC telah melakukan pencabutan larangan tersebut dengan syarat tertentu.

2.    2. Tahun 2006, Federal Aviation Administration (FAA) melakukan penelitian dan pengamatan terhadap dampak dinyalakannya HP didalam pesawat selama pesawat beroperasi dan hasilnya adalah tidak ditemukan bukti kuat yang menyatakan bahwa menyalakan HP selama penerbangan dapat mengganggu sistem dalam penerbangan. Sehingga FAA setuju dengan keputusan awal bahwa dimungkinkan adanya gangguan sistem jika menyalakan HP selama penerbangan.

3.     FAA setuju dengan FCC sehingga memberlakukan larangan menyalakan HP disemua penerbangan.

4.    Mengapa dilarang menyalakan ponsel di pesawat? Boeing telah melakukan pengujian dan penelitian terhadap 16 HP dan hasilnya adalah HP tidak hanya menghasilkan emisi difrekuensi operasi tetapi juga menghasilkan emisi lain dalam sistem komunikasi dan navigasi. Selain itu semua perangkat elektronik menghasilkan radiasi elektromagnetik.

5.    Memang selama ini belum ditemukan adanya kasus kecelakaan pesawat dikarenakan penggunaan HP tetapi menyalakan HP dalam penerbangan sudah terbukti dapat mengganggu sistem komunikasi pesawat seperti yang pernah dialami oleh pilot Canadair.

Sebagian penumpang pesawat masih belum memahami betapa pentingnya mematikan ponsel ketika berada di dalam pesawat. Padahal langkah itu sangat penting keselamatan penerbangan.

Salah satu contoh kasus yang pernah terjadi di indonesia pada 6 Juni 2013, kesalahpahaman yang berujung cekcok terjadi antara seorang penumpang dan pramugari. Penumpang itu, yang diketahui seorang pejabat provinsi Bangka Belitung, merasa tersinggung ketika diminta pramugari untuk mematikan ponselnya jelang pesawat lepas landas.

Padahal, larangan penggunaan ponsel di pesawat sesuai dengan instruksi Direktur Keselamatan Penerbangan Ditjen Perhubungan Udara melaui suratnya No. AU/4357/DKP.0975/2003 tentang larangan penggunaan ponsel di dalam pesawat udara, sebagai suatu instruksi pelarangan lanjutan mengingat studi larangan ini sesungguhnya sudah diterbitkan oleh FAA (Badan Penerbangan Federal AS) sejak tahun 1991.

Itu merupakan alsa kenapa di dalam penerbangan dilarang menyalakan posel,dan di dalam penerbangan international bahkan ada mascapai yang sudah menggunakan sistem untuk mengantisipasi hal tersebut yaitu dengan cara menyediakan layanan penggunaan ponsel dalam gelembung telekomunikasi, sehingga para penumpang dan awak pesawat tidak perlu khawatir untuk menyalakan HP didalam pesawat, yang salahsatunya di lakukan oleh maskapai Qatar Airways.

Selain itu, ada juga beberapa pendampat  menambahkan, menyesuaikan perkembangan teknologi di berbagai negara, ada ketentuan yang memperbolehkan penggunaan ponsel dalam pesawat, tapi dengan syarat ketat.

Ponsel yang diperbolehkan yaitu ponsel yang telah dilengkapi dengan fitur flight mode (plane safe), atau perangkat telekomunikasi yang menggunakan sistem komunikasi satelit.

“Tapi, sejauh ini apapun tingkat kemajuan untuk mengantisipasinya, penggunaan ponsel tetap sangat riskan dalam cabin pesawat udara,” tegasnya.

Jadi itu merupakan alasan dan bahayanya jika kita menggunakan ponsel ketika di dalam penerbangan,dan itu butuh kesadaran dari diri kita sendiri untuk bisa memeatuhi salah satu aturan yang sudah ada di dunia penerbangan,karena jika kita melanggar peraturan yang rugi tidak dengan kita sendiri,tapi juga bisa merugikan orang lain,bahkan banyak orang yang dirugikan.dan menjadi korbanya.

1718 Total Views 8 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

FacebookTwitter