Main menu

Berikut Data Kebutuhan SDM Penerbangan Saat Ini Sampai 10 Tahun Kedepan.

Bekerja di penerbangan memang impinan banyak orang dan memang memiliki banyak potensi yang sangat baik, untuk dapat hidup sejahtera,dengan sekolah yang sangat singkat dan gaji terhitung cukup besar.

Beragam profesi yang ada di dunia penerbangan, namun hanya dua profesi yang banyak di keal oleh masyarakat, yaitu pilot dan pramgari,p padahal selain itu masih banyak profesi yang terlibat dalam dunia penerbangan, di antaranya teknisi, penatur lalu lintas udara, pilot darat, Petugas keamanan penerbangan ( Avsec),petugas pemeriksa barang berbahaya(DG), dan lainya. Saat ini profesi tersebu menjadi peluang yang sangat besar dan terus tumbuh seiring dengan perkembangan moda transportasi udara, yang dari tahun ke tahun terus menanjak, dan di minati masyarakat, oleh karena itu du butuhkan Sumberdaya Manusia ( SDM) yang mempuni di bidangnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji membangkitkan kembali kejayaan industri penerbangan atau kedirgantaraan Indonesia dengan memberikan dukungan dan insentif kepada industri tersebut.

“Yang jelas dana-dana riset akan diperbesar sehingga dalam jangka panjang bisa diwujudkan sebuah produk yang secara ekonomi bisa digunakan oleh masyarakat,” kata Presiden Jokowi.

Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Yuli Sudoso Hastono menjelaskan Jumlah sekolah penerbang saat ini yang diapprove oleh Kemenhub ada 24. Patut diketahu, bahwa kebutuhan Pilot saat ini pertahun 770 orang, dan tehnisi pesawat Udara 960 orang dan Air Traffic Control 726 orang, Sedangkan Saat ini, dari jumlah 235 bandara internasional maupun domestik di Indonesia, ada sekitar 14.000 petugas keamanan bandara yang telah memiliki lisensi,mengingat banyaknya bandara yang ada di Indonesia itu tidak sebanding dengan petugas yang ada di dalamnya, terutama petugas bagian keamanan bandara yaitu petugas Avsec ( Aviation Security ).

Dan belum lagi sepanjang tahun 2016 ini, pembangunan infrastruktur untuk menunjang pertumbuhan perekonomian Indonesia terus dibangun. Utamanya infrastruktur-infrastruktur yang berkaitan dengan transportasi. Selain nantinya akan digunakan sebagai moda mobilitas masyarakat, infrastruktur transportasi juga akan mempermurah biaya logistik di Indonesia.

Salah satu infrastruktur transportasi yang dikebut pembangunannya adalah bandara. Sebagaimana dijelaskan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang pada tahun ini menargetkan pembangunan dan pengembangan bandara baru di 15 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain pembangunan bandara baru, Kementerian Perhubungan juga akan memperpanjang landasan pacu (runway) di 27 lokasi dan merehabilitasi terminal penumpang bandara di 13 lokasi.

Selain itu pemerintah akan membangun 45 bandara baru sampai tahun 2022. Kementerian Perubungan menilai industri penerbangan masih akan menjadi lahan bisnis yang menggiurkan dalam beberapa tahun kedepan. Oleh karena itu pemerintah berusaha mengimbanginya dengan membangun 45 bandara baru dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.

 

 

 

 

1065 Total Views 3 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

FacebookTwitter